Back

Merayakan Menopause dengan Progresif: Sebuah Kumpulan Esai adalah kumpulan tulisan reflektif karya Foggy FF yang mengajak pembaca melihat menopause dari sudut pandang yang jarang dibicarakan: sebagai pengalaman hidup yang bukan hanya biologis, tetapi juga sosial dan politis. Dalam masyarakat yang memuja tubuh muda sebagai simbol produktivitas, tubuh perempuan yang menua kerap diabaikan, disenyapkan, bahkan dianggap kehilangan nilai. Buku ini hadir untuk menantang pandangan tersebut.

Melalui esai-esai yang jernih, reflektif, dan kadang satir, Foggy FF membicarakan menopause sebagai bagian sah dari perjalanan hidup perempuan—fase yang tidak perlu disembunyikan, apalagi jadi stigma. Menopause dipandang bukan sebagai akhir dari daya perempuan, melainkan sebagai titik pergeseran: perubahan tubuh, perubahan cara berpikir, sekaligus kemungkinan munculnya kebebasan baru.

Tulisan-tulisan dalam buku ini bergerak dari pengalaman personal menuju pembacaan yang lebih luas tentang masyarakat. Foggy FF membahas bagaimana tubuh perempuan dinilai dan diatur oleh norma patriarki, bagaimana ageism bekerja secara halus dalam kehidupan sehari-hari, serta bagaimana ketimpangan kelas dan budaya ikut menentukan cara perempuan menghadapi penuaan.

Esai-esai di dalamnya juga menyoroti pentingnya jejaring perempuan dalam kehidupan nyata, kebutuhan akan ruang pribadi, pilihan reproduksi, serta kesehatan mental perempuan yang kerap diabaikan. Buku ini turut membuka diskusi mengenai peran laki-laki sebagai sekutu dalam perjuangan feminisme, menunjukkan bahwa feminisme bukanlah hak eksklusif perempuan, melainkan kerja kolektif untuk menciptakan kehidupan yang lebih adil.

Dengan merujuk pada berbagai pengalaman, kegelisahan, dan refleksi budaya—termasuk perbincangan tentang pemikiran tokoh-tokoh perempuan seperti Virginia Woolf dan Emma Goldman—buku ini mengajak pembaca melihat penuaan perempuan secara lebih rasional, manusiawi, dan terbuka.

Bagi Foggy FF, menulis tentang menopause di usia senja bukanlah pengakuan atas keterbatasan, melainkan bentuk perlawanan yang strategis. Menulis berarti menolak untuk diam, menolak dilabeli, dan menolak dikerdilkan oleh standar usia yang sarat stereotip.

Merayakan Menopause dengan Progresif bukan panduan medis, juga bukan romantisasi tentang penuaan. Ia adalah catatan pengalaman, pemikiran, dan keberanian untuk berbicara tentang sesuatu yang sering dianggap tabu. Sebuah ajakan untuk membuka ruang yang lebih jujur bagi tubuh perempuan—ruang yang berdaulat, setara, dan layak dirayakan.

Weight 1 kg
Dimensions 25 × 14 × 20 cm
Penerbit

Kolofon Media

Penyunting

Elya Ra Fanani

Desainer Sampul

Kamal Mustafa

Penata Isi

Septia Nuha

Halaman

viii + 107 halaman

Ukuran

13 x 19 cm